SOP SUBARASHI untuk diabetes

Mungkin Gula Darah Anda tinggi.
Anda harus cek kadar gula darah Anda. Karena gejala diatas adalah gejala penyakit Diabetes.

Kenapa Nasi Putih bisa jadi salah 1 penyebab Gula Darah Naik dan diabetes?
Nasi putih termasuk dalam makanan dengan indeks glikemik tinggi, yaitu sekitar 70. Setelah mengonsumsinya, kadar gula darah bisa saja melonjak naik karena Glukosa dari nasi putih. Jika tubuh tidak segera mengolah Glukosa sebagai sumber energi, hal ini dapat menjadi pemicu penyakit diabetes.

Anda sudah berusaha Menjaga Pola Makan tetapi Gula Darah Masih Tinggi? ini Penjelasanya

Sumber makanan manusia memiliki 3 komponen besar yaitu; Protein, Karbohidrat dan Lemak. Ketika kita makan makanan berkabohidrat seperti Nasi Putih & Gula, karbohidrat tersebut akan menjadi Glukosa. Lalu Glukosa akan masuk ke dalam 2 tempat tubuh manusia yaitu; SEL dan DARAH.





jika Glukosa masuk ke SEL, glukosa tersebut akan menjadi Energi. tapi, jika Glukosa terlalu banyak masuk ke DARAH, akan menyebabkan Gula Darah Tinggi, lalu PANKREAS akan bekerja lebih keras dan lama-lama akan rusak, yang berujung DIABETES. Itulah kenapa orang yg sering makan manis lebih cenderung terkena Diabetes.

Penderita diabetes mengalami kerusakan jaringan tubuh, yaitu kerusakan pada PANKREAS penghasil ‘hormon pankreas’, padahal fungsi hormon pankreas adalah: memindahkan Glukosa dari DARAH ke dalam SEL, untuk mencegah Gula Darah Tinggi.

Jadi penyebab utama Gula Darah Tinggi walaupun Anda sudah berusaha menjaga pola makan, adalah kerusakan jaringan sel pada PANKREAS. Jika PANKREAS sudah terlanjur rusak, walaupun Anda sudah atur pola makan, Gula Darah akan tetap susah turun.


Faktor Resiko Diabetes

Jadi orang yang mengalami obesitas diperkirakan sekitar 80-85% akan mengalami masalah penyakit diabetes tipe 2 jika dibandingkan dengan orang yang memiliki berat badan ideal. Kira-kira mengapa demikian?

  1. Masalah respon inflamasi, bahwa lemak perut kurang sensitif terhadap insulin yang dihasilkannya dengan mengganggu fungsi sel responsif insulin dan kemampuannya untuk merespons insulin, ini karena lemak perut mengeluarkan bahan kimia pro inflamasi, ini juga disebut dengan resistensi insulin
  2. Terganggunya Metabolisme Lemak, jika anda mengalami kegemukan akan terjadi perubahan metabolisme. inilah yang menyebabkan jaringan lemak (jaringan adiposa) melepaskan molekul lemak ke dalam darah, apa yang terjadi? ini bisa memengaruhi sel yang responsif terhadap insulin dan menyebabkan berkurangnya sensitivitas insulin.

  3. Riwayat Diabetes dari Keluarga

    Repot juga ya, kalau faktor genetika ini. Makanya sebelum anda mencari pasangan, anda harus kenali, jangan-jangan punya genetika diabetes, kan repot tuh nanti, heheh… Tapi bukan itu point petingnya, bahwa siapa saja bisa punya resiko untuk mengidap penyakit ini. Sudah di bahas tadi masalah obesitas menjadi pehatian.

    Kemudian bagi anda yang sudah punya riwayat dari keluarga, maka sebaiknya memang agar menjaga pola hidup sehat seperti :

    1. Mengatur pola makan yang sehat
    2. Rajin melakukan olahraga atau aktivitas fisik
    3. Hindari stress dan tidur teratur

    Jika anda memang sudah memiliki riwayat dari kelurga, maka sejak SMA anda sudah harus rutin cek darah. Faktor resiko berikutnya adalah usia.


    Usia

    Pada dasarnya penyakit diabetes bisa saja menjangkit siapa saja tanpa memandang usia, tetapi kecenderungan memang yang menderita penyakit ini cenderung di atas 40 tahun. Tapi itu dulu, karena memang gaya hidup sekarang berbeda, sehingga umur 12-25 tahun juga serkarang menjadi rentan terpapar penyakit ini.


    Kurang Aktif Bergerak

    Malas berkeringat? Yes salah satunya, sehingga lebih nyaman kerja di ruangan ber Ac dan setiap hari tanpa anda aktivitas, pergerakan yang bisa membantu mengeluarkan keringat. Kerja dikantor 8 jam sehari, dalam perjalanan pulang naik transportasi yang ber AC dan juga pulang ke rumah, tetap berada dilingkungan yang hampir sama dengan yang 8 jam tadi di kantor.


    Ternyata tidak baik, karena itu upayakan untuk melakukan pergerakan atau minimal olahraga ringan 20menit setiap hari, selain makan makanan yang bergini, pergerakan juga sangat dibutuhkan.


    Kolesterol dan Trigliserida Tinggi

    Trigliserida adalah merupakan lemak yang terdapat di dalam darah, selain dari kolesterol dan lemak. Trigliserida dihasilkan oleh organ hati, tetapi sebahagian juga terdapat dari makanan seperti daging, keju, susu, nasi, minyak goreng, dan mentega, lemak dari makanan inilah yang diubah tubuh menjadi energi.


    Tingginya trigliserida tidak boleh dianggap sepele, bisa terjadi penebalan pada dinding pembuluh darah, dan meningkatkan risiko penyakit, seperti stroke dan serangan jantung.


    Perpaduan antara gula darah dan kolesterol yang tinggi memicu terbentuknya sumbatan di pembuluh darah, ini juga akan beresiko untuk komplikasi stroke dan jantung.


    Komplikasi diabetes melitus tipe 2

    Diabetes dapat menyebabkan dua potensi ancaman untuk kaki yang dapat menyebabkan amputasi yaitu :

    Kerusakan Saraf (neuropati diabetik)

    Ketika jaringan saraf di kaki r usak, sensasi rasasakti menjadi berkurang. Itu sebabnya, kaki dapat terluka atau terpotong tanpa penderita menyadarinya.


    Mengurangi Aliran darah

    Diabetes juga dapat mempersempit pembuluh arteri, sehingga dapat mengurangi aliran darah ke kaki. Dengan kurangnya darah untuk memberi nutrisi pada jaringan kaki, maka luka menjadi sulit untuk disembuhkan.

    Luka kecil yang tersembunyi di bawa kaki dapat cepat berkembang menjadi luka besar yang parah. Luka dan infeksi yang terlanjur parah dapat menyebabkan dilakukannya amputasi kaki.



    Pengobatan Diabetes dengan Stem cell

    Perkembangan pengobatan dari dunia medis juga terus beregerak, salah satunya adalah pengobatan dengan terapi stem cell. Untuk penyakit diabetes juga bisa dilakukan hal tersebut dengan menggunakan kemampuan stem cell dapat megenerasi sendiri dan memperbahui sel-sel yang rusak dan yang masih bisa di regenerasi dan mengotrol gula darah.

    Terapi stemcell bagi penderita diabetes

    Menggunakan kemampuan stemcell yang dapat mempengaruhu diri tanpa batas untuk meningkatkan jumlah sel B Pankreas. Stemcell dapat memperbaiki sel-sel islet yang mengalami penuaan atau matu, kemudian menurunkan kadar glukosa darah dan mengobati diabetes dari akarnya.

    Pengobatan Diabetes Melitus dengan Stem Cell Potensi penggunaan Stem Cell :

    1. Stroke, trauma cedera otak, kurang tanggap, alzheimer
    2. Gigi Hilang
    3. Luka
    4. Transpalasi Tulang, Cidera Tulang Belakang
    5. Radang Sendi
    6. Kebotakan
    7. Penyakit mata dan pendengaran
    8. Gangguan Otot
    9. Serangan jantung
    10. Gangguan Usus
    11. Diabetes

    Terapi stemcell bagi penderita diabetes

    Menggunakan kemampuan stemcell yang dapat mempengaruhu diri tanpa batas untuk meningkatkan jumlah sel B Pankreas. Stemcell dapat memperbaiki sel-sel islet yang mengalami penuaan atau matu, kemudian menurunkan kadar glukosa darah dan mengobati diabetes dari akarnya.


    Note : Gambar di samping kanan sudah lama tidak mengering, setelah mengkonsumsi SOP 100+ rutin selama 3bulan, 2kali sehari, maka lukanya udah hilang dan tanpa bekas.


    Kelebihan terapi stemcell untuk diabetes :

    1. Mengobati diabetes dari akarnya
    2. Jumlah Sel B pankreas, mencegah penurunan fungsi sel B dan secara maksimal menyelamatkan dan memulihkan fungsi pankreas
    3. Mencegah munculnya komplikasi serius, seperti kaki diabeteik, gangguan jantung, dll

    SOP SUBARASHImemiliki paten regenerasi sel yang dapat membantu anda dalam meregenerasi sel-sel yang rusak pada tubuh anda. Selain itu SOP Subarashi telah teruji secara klinis dapat membantu menurunkan kadar gula dalam darah melalui regenerasi sel (beta) pankreas.